Sebagai pengurus POMG TK, sepertinya tahun ini yang sering aktif hanya saya dan ketuanya saja (saya sebagai Bendahara). Pengurus yang lain hanya mau aktif kalau diminta, itupun mintanya agak susah. Saya pun sebenarnya terpilih menjadi pengurus bukan karena kemauan sendiri (mungkin lebih tepatnya "ditodong"sama ibu2 lain ;-) Tapi tetep aja dijalanin karena sudah merupakan amanah.
Untuk tahun ini karena uang kas wali murid terkumpul lumayan, jadi saya berencana kasih souvenir yang unik, gak begitu mahal dan bisa awet. Kenapa saya yang mikirin, karena ibu2 lain pas ditanya hanya bilang ngikut aja deh....@_@ Kalau tahun kemarin (waktu dd Aga masih TK A), souvenirnya alat2 tulis dan buku. Ini dikarenakan bujetnya yang minim dan bagi anak-anak alhasil alat2 tulisnya udah pada gak tau wujudnya (so gak awet gitu).
Tadinya pusing mikirin dengan bujet yang gak terlalu besar (hanya sekitar 16rban per anak).Disamping itu juga harus ngurusin kenang-kenangan buat para guru dan kepsek. Untuk para guru, kebetulan saya pergi ke Salatiga waktu libur long wiken April kemarin. Waktu itu saya jadi inget, jarak Salatiga ke Solo kan gak begitu jauh, so tanya Abi dulu bisa gak main ke Solo. Ternyata bisa, dan jadilah kita Solo. Disana kita ke Pasar Klewer mencari sprei batik. Ya, saya jadi kepikir untuk memberi sprei batik buat para guru dan kepsek. Sebelumnya saya sudah konfirmasi dengan ibu2 lain dan mereka setuju. Disamping harganya bisa lebih murah, pilihannya juga banyak. dan yang penting masuk bujet hehehe....
Sekalian jalan-jalan karena saya kan belum pernah ke Solo. Abi yang udah pernah kesana waktu acara kantor jadi guidenya, seperti nunjukin keraton Solo yang gak begitu jauh dari situ. Abis muter-muter cari sprei (sekalian nyari baju juga), pas kita istirahat sambil minum es dawet, eh kebetulan si penjual dawet juga jualan tas batik. Wah, lumayan deh jadi nanti gak perlu dibungkus lagi spreinya.
Untuk bu guru masih ada sisa dana,jadi masih bisa dibelikan barang2 lain. Setelah diskusi dengan pengurus lain rencananya sih mo dibeliin jilbab atau peralatan makan.
Sedangkan untuk anak-anak, kebetulan waktu saya lagi iseng cari di internet ketemu disini. Jam dinding dengan background photo anak saya pikir cukup bagus,bisa awet dan anak-anak serta ortu murid pasti senang. Harganya setelah saya konfirmasi ternyata masuk bujet (malah sisa) Walaupun tempatnya lumayan jauh tapi hasilnya memuaskan. Yang tau souvenir anak-anak ini hanya saya dan ketua POMG saja, ini dikarenakan kita mau kasih suprise ke ortu murid hehehe..Prosesnya yang agak bikin lama adalah pengambilan photo anak-anak. Maklum namanya juga anak TK so agak susah kalo disuruh diem bentar buat diphoto :-) Kalau proses pembuatan jam dindingnya sih cepet,gak sampe seminggu udah bisa dikirim. Oh ya, yang design saya sendiri karena dari pihak pembuat jamnya bilang kalo dari mereka yang design khawatir gak cocok.Yah, dengan bekal liat contoh2 yang sudah ada ditambah minta opininya Abi (pas dia pulang) saya pikir lumayanlah hasilnya hihihi..Ini contoh jamnya yang sudah jadi.
So, untuk urusan souvenir TK sudah selesai. Tapi saya sepertinya masih harus ngurusin juga souvenir untuk kelasnya kk Dilla, karena setiap kenaikan kelas juga ada kenang-kenangannya. Dananya dari uang kas juga.Apalagi saya juga menjadi pengurus POMG di SDnya kk Dilla (karena gendungnya kan sebelahan). Pusing deh....




0 komentar:
Posting Komentar