Bagi saya Mama adalah orang yang sangat berarti dalam hidup saya (setiap orang pun pasti begitu ya thd ibu mereka). Tapi saya melihat selama dalam hidup saya, Mama adalah wanita yang sangat tangguh dan tegar. Beliau bisa menyekolahkan kami bertiga walaupun Papa telah mendahului kami sejak saya masih kelas 3 SD (karena kecelakaan). Mama saat itu hanya bermodalkan pensiun Papa dan hasil dari menjahit.
Alhamdulillah, saat kami bersekolah sering mendapat beasiswa sehingga tidak terlalu memberatkan Mama.
Saat Mama memutuskan untuk mempunyai pasangan hidup lagi (ini juga untuk memudahkan kami bersekolah dengan baik) pada saat saya kelas 2 SMP. Tetapi Ayah juga telah mendahului Mama ketika saya sudah tidak lagi tinggal dengan Mama karena sudah bekerja diluar kota. Saya dan Mama sering bertukar pikiran dan curhat. Saya tahu begitu banyak pengalaman yang kurang menyenangkan yang dialami Mama,tapi saya lihat beliau hanya menangis didalam hati. Jika dizholimi atau dihina orang lain,beliau hanya mendoakan orang tersebut agar diberi kesadaran...Ada saatnya saya pernah berselisih dengannya tetapi tetap semua itu kembali berakhir dengan baik.
Semenjak saya bekerja diluar kota,saya hanya pulang ke Palembang setahun sekali saat Lebaran Idul Fitri saja. Dan setelah saya menikah,pulang kesana menjadi lebih jarang karena saat Lebaran saya harus membaginya dengan keluarga suami di Tangerang. Jadi saya gantian Lebarannya,misalnya Lebaran tahun ini di Tangerang maka tahun berikutnya di Palembang. Mama juga belum bisa pergi lama-lama karena masih ada adik saya seorang yang masih tinggal dengan Mama saya,so masih ngurusin keperluannya gitu.
Sampai saat ini saya sudah 3x Lebaran (3x puasa juga, udah kaya' Bang Toyib :) gak pulang ke Palembang. Hal ini dikarenakan setiap Lebaran 3 thn terakhir ini, Abi gak bisa ambil cuti dari kerjaannya. Saya sih ditawarin kalo mau pulang sama anak2 ya boleh2 aja,tapi saya tetap merasa gak enak kalo ninggalin suami sendiri apalagi saat Lebaran. Soooo...I very...very..very..miss my Mom. Walaupun setiap saat masih bisa telponan tapi masih terlalu kangen untuk bertemu langsung dengannya. Semoga Lebaran tahun depan saya dan keluarga bisa pulang kesana. Amiinn.
For my lovely Mommy..Thanks for all you have do for us. Hanya Allah SWT yang mampu membalas semua kebaikan dan kasih sayangmu untuk kami. Kami hanya bisa mendoakan dan berbakti hingga Sang Khalik memanggilmu..I MISS YOU MOM....




0 komentar:
Posting Komentar